Produk Kediri punya potensi. Lalu, bagaimana agar potensi tersebut bisa sampai ke pasar dunia?
Pertanyaan ini menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi KADIN Kota Kediri bersama Bea Cukai Kediri, Senin (1/9).
Dalam pertemuan tersebut, KADIN Kota Kediri menyampaikan upaya penguatan Kadin Export Center (KEC) yang mencakup wilayah Kota Kediri dan sekitarnya, sekaligus mendorong lebih banyak produk Kediri untuk siap memasuki pasar ekspor dan menciptakan export trader dari Kediri.
Kolaborasi juga diarahkan pada pemetaan dan kurasi UMKM yang siap ekspor, pertukaran informasi pelaku usaha, edukasi ketentuan kepabeanan, hingga pemanfaatan fasilitas KITE untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, Arintoko Dwi Wiharto, menyampaikan, “Ketika UMKM Kediri sudah dikurasi dan dinilai siap ekspor oleh KEC, Bea Cukai siap mendampingi melalui sosialisasi dan asistensi terkait ketentuan kepabeanan yang harus dipenuhi.”
Bagi Bea Cukai Kediri, sinergi bukan sekadar memperkenalkan aturan, tetapi memastikan pelaku usaha memahami apa yang harus disiapkan agar dapat melangkah menuju pasar ekspor sesuai ketentuan. Karena perjalanan menuju pasar global tidak cukup hanya dengan memiliki produk yang bagus. Namun, dibutuhkan kesiapan, kapasitas, pemahaman regulasi, akses pasar, dan keberlanjutan.
Dari Kediri, mari membuka lebih banyak jalan menuju pasar dunia. 🌏